Pages

Halaman

Sabtu, 11 Juni 2016

Disambut Anak-Anak, Syeikh Ahmed Taufeq Mahmoud El-Hajj Terharu

Disambut Anak-Anak, Syeikh Ahmed Taufeq Mahmoud El-Hajj Terharu

Posted by: lintasgayo.co

Takengon-LintasGayo.co : Usai melaksanakan Tabligh Akbar di Masjid Agung Ruhama, Takengon, bertajuk berbagi senyum dan kebahagiaan bersama kaum muslimin Palestina, Syeikh Ahmed Taufeq Mahmoud El-Hajj melanjutkan kunjungannya ke Masjid Sabilul Muttaqin, Kampung Lemah Burbana, Bebesen, Aceh Tengah, Jum’at 10 Juni 2016.

Kedatangannya, disambut puluhan anak-anak yang tengah melaksanakan Pesanteren Kilat dan pengurus masjid setempat. Disambut antusias sambil melontarkan kata-kata Palestina…Palestina…Palestina, sambil mengibarkan bendera negara Islam tersebut sembari menyanyikan lagu Palestine Will Be Free yang dipopulerkan Maher Zain, Syeikh Ahmed terharu.

Amatan, kedatangam Syeikh asal Palestina ini juga disambut oleh pembacaan puisi tentang Palestina oleh salah seorang siswa MTsN 1 Takengon, Yuni Sarah.

Dalam pidatonya, Syeikh Ahmed yang diterjemahkan mahasiswa Bahasa Arab LIPIA Jakarta, Ust. Raji Luqya Maulah, berterima kasih atas sambutan luar biasa kepada pengurus masjid dan puluhan anak-anak serta hadirin semua.

“Saya sangat bahagia. Saya do’akan semoga para hadirin menjadi prajurit-prajurit yang berjuang di jalan Allah SWT. Dan adapun yang kita ketahui. Allah telah memuliakan Masjidil Aqsa, dan segala bentuk-bentuk lainnya, Allah SWT memuliakan tanah Palestina. Masjidil Aqsha sangat berkaitan erat dengan aqidah seorang muslim. Dan kita hendaknya seorang muslim membelanya dan mensucikannya dari pelecehan serta penistaan zionis Israel adalah sebuah kewajiban kita bersama,” kata Syeikh Ahmed.

Sementara itu, Komite Nasional untuk Republik Palestina (KNRP) Kabupaten Aceh Tengah, selaku fasilitator kedatangan melalui ketuanya, Rachmat Jayadikarta, SE mengatakan, rasa cinta masyarakat Gayo terhadap masjidil Aqsha dan kaum muslimin Palestina akan terus melekay kepada generasi-generasinya.

Disampaikan juga, masyarakat Lemah Burbana juga telah membentuk komunitas Remaja Masjid yang memberi perhatian khusus terhadap kondisi Masjidil Aqsha saat ini.

“Wujud dari rasa kecintaan dari masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah terwujud dengan tindakan nyata dengan membentuk komunitas-komunitas yang konsen terhadap permasalahan Palestina dan Masjidil Aqsha. Sehingga bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkini di Palestina dan ingin memberikan bantuan materil dapat diakomodir oleh komunitas-komunitas yang ada ditengah-tengah masyarakat dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga nasionalyang fokus terhadap permasalahan Palestina,” terangnya.

Usai memberikan ceramah, acara dilanjutkan dengan pemutaran video di Gaja, Palestina, serta melakukan penggalangan dana. Syeikh Ahmed yang juga ditemani Ketua KNRP Aceh, Afrial Hidayat, Lc, MA dan rombongan bertolak ke Radio SLA FM, kemudian melanjutkan Shalat Tarawih di Masjid Istiqamah, Simpang Kelaping, Pegasing, Aceh Tengah.

(Dinni Syafriyuni | DM)

Jika berkenan, monggo diklik linknya ya sdr/i: 

http://lintasgayo.co/2016/06/11/disambut-anak-anak-syeikh-ahmed-taufeq-mahmoud-el-hajj-terharu

Ketua KNRP Aceh Himbau Remaja Masjid di Gayo Ajarkan Remaja Cinta Masjidil Aqsha


Ketua KNRP Aceh Himbau Remaja Masjid di Gayo Ajarkan Remaja Cinta Masjidil Aqsha

Posted by: lintasgayo.co

Takengon-LintasGayo.co : Ketua Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh yang juga Koordinator Korp Muballigh KNRP Aceh, Ust. Afrial Hidayat, Lc, MA mengajak pengurus remaja masjid di Gayo untuk mengajarkan kepada remaja lebih mencintai Masjidil Aqsha.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat mendampingi ulama Palestina Syeikh Ahmed Taufeq Mahmoud El-Hajj saat lawatannya ke Aceh Tengah dan Bener Meriah, dalam rangka Tabligh Akbar dan pengumpulan dana bagi ummat muslimin Palestina yang tertindas oleh Zionis Israel.

“Masjidil Aqsha memiliki peranan penting dalam sejarah agama Islam yang kita anut. Masjid ini juga sebagai salah satu tempat saat Nabi Muhammad SAW menjalni isra’ mi’raz. Saat ini kondisi masjid yang pernah menjadi kiblat shalat kaum muslim kondisinya memprihatinkan, paska ekspansi Zionis Israel ke daerah Gaza Palestina,” terangnya di Masjid Sabilul Muttaqin, Kampung Lemah Burbana, Bebesen, Aceh Tengah, Jum’at 10 Juni 2016.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih atas atensi pengurus dan santri TPA yang sudah kreatif membantu perjuangan muslim di Palestina.

“KNRP tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari ummat islam lainnya. Mari kita tingkatkan persatuan sesama muslim,” tandasnya.

(Dinni Syafriyuni | DM)

Cc: Ust. Afrial Hidayat Lc, MA
(Ketua KNRP Wilayah Acèh)
Ust. Rachmat Jayadikarta, SE
(Ketua KNRP Aceh Tengah.

Selengkapnya monggo diklik ini ya, jika berkenan:

http://lintasgayo.co/2016/06/11/ketua-knrp-aceh-himbau-remaja-masjid-di-gayo-ajarkan-remaja-cinta-masjidil-aqsha

Jumat, 10 Juni 2016

Cerianya seorang sahabat, Selamat Jalan Abdul Latif Posted by: lintasgayo.co

Cerianya seorang sahabat, Selamat Jalan Abdul Latif
Posted by: lintasgayo.co

Alm Atep menjalankan profesinya sebagai barista di Seladang Coffee
Alm Atep menjalankan profesinya sebagai barista di Seladang cofee

Jum’at 10 Juni 2016, empat hari sudah Alm. Abdul Latif (Gerep, nama panggilannya sebagai pecinta alam) berpisah bersama orang-orang yang dicintainya, terutama orang tua, keluarga, kerabat dan teman-temannya.

Atep begitu dia biasa disapa menghadap sang khalik pada Senin 6 Juni 2016, akibat kecelakaan lalu lintas di jalan lingkar Danau Lut Tawar.
Lalu, kenapa LintasGayo.co mencoba mengabadikan nama Atep. Hal tersebut karena Atep begitu istimewa bagi orang-orang terdekat yang ditinggalkannya.
Sosok Abdul Latif, dihari-hari terakhirnya aktif menulis di akun media sosialnya. Tulisan Atep, kerap akan pesan dan makna. Dan tanpa, disadari juga pesan tersebut merupakan pesan bahwa dia kembali kepangkuan Allah ‘azza wa jalla, sang maha besar pencipta semua yang ada di bumi termasuk manusia.
Belajar dari Atep

M. Ibnu Akbar (Kuyu Bade) disapa Mamat

Atep (Posisi jongkok paling kiri depan) bersama aktivis lingkungan Mahagapa UGP. (Ist)

Atep (Posisi jongkok paling kiri depan) bersama aktivis lingkungan Mahagapa UGP. (Ist)
Menurut senior pelopor Mahasiswa Gajah Putih Pecinta Alam (Mahagapa) UGP, M. Ibnu Akbar dengan nama rimba Kuyu Bade, beberapa waktu lalu mengenang bahwa Alm. Abdul Latif merupakan kader dari Mahagapa UGP dengan nama rimba “Gerep” (Kepiting-red).
Mamat begitu dia biasa disapa mengenang pemberian nama rimba Gerep bagi kadernya tersebut memiliki makna yang sesuai dengan pribadi dari almarhum.
“Kita tahu bahwa semua kepiting berjalan menyamping, filosofi ini ada dalam diri Atep sehingga kami menyematkan nama ini kepadanya setelah Almarhum lulus pendidikan dasar (diksar) mahasiswa pecinta alam beberapa tahun lalu,” kenang Mamat.
Dikenang juga, Alm. Atep merupakan sosok yang jujur dan pengemban amanah. Sesuatu yang diperintahkan senior-senior kepadanya akan tetap dijalankan walau, penyelesaian amanah tersebut tidak akan dijalankannya dengam cepat.
“Begitu Almarhum kita beri tugas, pasti dia akan tidak langsung ke tujuan, Atep akan kesana kemari dulu, walau tugas dan amanah tersebut akan tetap dijalankannya. Makanya nama rimba Gerep sangat tepat baginya, karena dalam berjalan kepiting ke suatu tujuan akan berjalan kekanan kekiri dulu,” kenangnya.
Menurut mamat, selain pengemban amanah ulung, sosok Alm. Atep juga sebagai pribadi yang ulet, kreatif da inovatif.

Dinni Syafriyuni

Petikan Status Atep yang dirangkum teman SMP nya, Dinni Syafriyuni. (Rangkuman Dinni)
Petikan Status Atep yang dirangkum teman SMP nya, Dinni Syafriyuni. (Rangkuman Dinni)
Sama halnya seperti status yang dikenang oleh teman sekolah Alm. Atep semasa SMP, Dinni Syafriyuni. Berpulangnya Atep, langsung mengejutkan teman seperjuangannya semasa sekolah tersebut.
Dalam akun facebooknya Dinni menuliskan, petikan-petikan status Atep di akun miliknya. Menurut Dinni Petikan status Alm. Atep penuh dengan Ibrah (Pelajaran).
Dinni menuliskan sesuatu atas kepergian sahabatnya tersebut, berikut petikannya :
Kepergianmu mengenang banyak orang, teman… !!! Mulai dari dumay maupun dunyat.. Media pun ikut nimbrung menceritakan tentang kematianmu..
Akankah aku, ketika sudah tiada juga akan dikenang? Siapalah aku, hanya butiran debu.. Tiada sedikit pun terlintas dipikiran, mengharap orang untuk mengenang kepergianku.. Karena, kita nggak bakal tahu yang namanya “Kematian” bisa hadir kapan saja.
Sosök religius nan ramah !!! Tak ada yang pernah menyangka dirimu kini telah tiada.. Siapa sangka, dibalik rimbanya dirimu, tersimpan mutiara yang sangat berharga.. Yang tidak terlihat secara langsung namun tampak ketulusan dan kebaikan perangaimu secara kasat mata..
Siph, “Mutiara” bukan hanya diperuntukkan untuk seorang wanita. Tetapi, bagi setiap hamba yang diciptakan-Nya. Semuanya berharga. Untuk itulah aku menyebutnya mutiara.
Syurga-Nya menantimu sobatku !!!

Sadikin (Gembel)

Dalam 6 bulan terakhir, Alm. Atep dikenal sebagai peracik kopi (Barista) di sebuah coffee shop yang menyanyikan pola minuk kopi arabica Gayo yang unik dengan minuk kopi langsung di kebun kopi. Tempat itu diberi nama oleh pemiliknya Sadikin alias Gembel dengan nama Seladang Coffee.
Alm. Atep dipercayakan sebagai barista. Kepada LintasGayo.co, Gembel menceritakan sosok yang sudah dianggap sebagai teman bagi lintas usia yang sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.
“Atep sosok yang kreatif, inovatif, ulet dan bertanggung jawab. Dia juga mampu menjadi teman bagi orang-orang yang lebih muda darinya atau bahkan kebih tua, saya selalu mengatakan dia sahabat lintas usia,” kata Gembel.
Menurut Gembel, alm. Atep (Gerep) merupakam sosok yang pernah dia kenal sebagai pribadi terjujur, dan dia mampu menjadi sahabat bagi semua orang yang menjadi pelanggan Seladang Coffee.
“Selama 6 bulan, kita telah belajar menjado rekanan bisnis, Atep merupakan sosok terjujur yang pernah saya kenal, sangat berat melepas kepergiannya memang, namun semua manusia tak bisa berbuat apa-apa saat kerabat, teman bahkan keluarganya berpulang menghadap sang Khalik. Hanya do’a yang akan selalu mengiringinya,” terang Gembel.

Ricky Ara Sendi 

Alm. Atep (Posisi Jongkok  Paling Kanan) bersama pemain Persitas Takengon. (Ist)
Alm. Atep (Posisi Jongkok Paling Kanan) bersama pemain Persitas Takengon. (Ist)
Teman kecil Alm. Atep, Ricky Ara Sendi juga memberikan pandangannya terhadap sosok yang dia anggap sebagai teman yang luar biasa tersebut.
Ricky, mengenang sejak kecil Alm. Atep merupakan orang yang periang dan tak pernah bersedih. “Sejak saya mengenalnya sebagai teman kecil di Kampung Kemili, Bebesen, Aceh Tengah, saya tak pernah tau kapan Alm. Ateo bersedih, selalu saja dia ceria, itu yang saya lihat, Alm. Atep juga tak pernah menyakiti teman-teman sepermainan sejak kecil,” kata Ricky.
Selain dikenalnya sebagai sosok yang ceria, Ricky juga mengenal Alm. Atep sebagai pemain sepak bola handal di Persatuan Sepak Bola Takengon (Persitas). “Setahu saya dia cukup lincah mengolah bola, hingga dia menjadi salah satu pemain di klub kebanggaan masyarakat Takengon tersebut,” kenangnya.
Khalisuddin
Alm Atep mengunggah foto hasil jepretan Khalis bersama Gembel diakun Fb miliknya.
Alm Atep mengunggah foto hasil jepretan Khalis bersama Gembel diakun Fb miliknya.

Menurut Pemimpin Redaksi LintasGayo.co, Khalisuddin,

sosok Alm. Atep tidak terlalu dikenalnya. Namun, ada kenangan yang selalu mengingatkan sosok Atep dalam ingatan Khalisuddin.
Jum’at 3 Juni 2016, Khalisuddin yang dalam perjalanan seorang diri dari Bireuen kembali Takengon, menyempatkan singgah ke Seladang Coffee. Dia kenal dekat dengan ownernya, Sadikin alias Gembel.
Setiba disana, Khalis disambut oleh senyuman dari Atep. Walau Khalis dekat dengan Atep, namun Atep sudah sangat mengenal Khalis sebagai seorang senior dan sahabatnya.
“Waktu itu, saya dan Gemble meminta Atep mengambil foto bareng bersama Gembel, dia memotret kami berdua lewat kamera ponsel miliknya. Foto tersebut, kemudian di unggah ke FB milik Atep,” kata Khalis.
Khalis yang terkejut mendengar kabar meninggalnya sosok yang beberapa waktu lalu memotretnya bersama Gembel, mulai merasa kehilangan. Khalis juga mengenang, sosok Atep merupakan pribadi yang unik.
“Dalam berdagang sering kita lihat, tempat penyimpanan uang diletakkan di sebuah ember atau lainnya diatas barang dagangan. Berbeda dengan Atep, saat hendak membayar kopi di Seladang, Atep mengambil uanh kebalian dari benda yang tak lazim digunakan sebagai tempat penyimpanan uang, dia menyimpannya, disebuah labu manis yang sudah dikeringkan (Gayo : Bojok), dan itu kreativitas yang luar biasa saya kira dari Almarhum,” terang Khalis.

Penulis
Masih banyak komentar-komentar lain dari orang-orang terdekat Alm. Abdul Latif. Almarhum meninggalkan berjuta kenangan bagi mereka, hingga berpulangnya Atep meninggalkan kesedihan dan duka mendalam. Semua komentar-komentar tersebut, selalu menyentuh kepribadian Alm. Atep yang patut diacungi jempol.

Bagi penulis sendiri, tidak begitu dekat dan mengenal sosok Alm. Atep. Penulis, baru mengenalnya, saat Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh Tengah menggelar latihan menghadapi Kejurda di Gayo Lues tahun lalu. Alm. Atep menjadi salah satu atlet yang akan berangkat ke Kejuaraan tersebut.

Disinilah penulis baru mengenal Alm. Atep, meski tak seluruhnya, namun Alm. Atep cukup menyenangkan dalam bergaul.

(Darmawan Masri)

Selasa, 07 Juni 2016

Tabligh Akbar bersama Syaikh Ahmed Taufiq Mahmod Al-Haj dari Gaza, Palestina


بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

  ´¨.
🍃´¨`
 ´¨`

~*Assalamualaikum*~

Proudly Present..

Saudara/i yang berdomisili di kota Takengon, Aceh Tengah & Bener Meriah. Sering dijuluki negeri di atas awan..

Insya Allah, Syaikh Ahmed Taufiq Mahmod Al-Haj 
الشيخ أحمد توفيق محمود الحاج 
فلسطيني من غزة 

Dari Gaza, Palestina akan mengisi acara Tabligh Akbar. Pada hari kamis dan jum'at, 09-10 Juni 2016. 

Di Bener Meriah bertempat di Menasah Pasar Simpang Tiga. Pada hari Kamis, 09 Juni 2016
dan
Di Takengon bertempat di Mesjid Agung Ruhamä’ Takengon dan shalat Tarawih di Mesjid Istiqamah, Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing. Pada hari Jum'at, 10 Juni 2016.

Sekaligus ada penggalangan dananya lho..

Yuk, luangkan waktu untuk menginjakkan kaki menghadiri acara ini..

Berbagi senyum dan kebahagiaan bersama kaum muslimin Palestina.

Terbuka untuk umum. Siapapun boleh menghadirinya.

Saling menyampaikan..=-)

#KNRP_ACEH_TENGAH



Senin, 06 Juni 2016

Perpisahan dan Pentas Seni Kreativitas

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ
 ^^
~*  دني  شفريوني  *~

  ´¨.💦
🍃´¨`
 ´¨`💦

#LatePost

Sabtu, 28 Mei 2016.

Persembahan pentas seni & kreativitas + Përpisahan murid TK IT AZ ZAHRA. Di Taman Budaya/Kantor Disbudparpora, Umah Pitu ruang (Rumah Adat Gayö). Jln. Mess Time Ruang-Kemili.

Beraneka ragam kreativitas yang ditampilkan ada Gerak dan lagu, Saman, Didong, Tari Bungong Jeumpa, Tari Tikeltakelti, Tari Beberu Gayo, Tari Payung, Tari Guel, Tari Munalo, Tari Kreasi Guruku Tersayang, Indang, Jeumpong, Pembacaan puisi dan lainnya beserta pembacaan sinopsis dari tarian yang ditampilkan.

Lega dan puas melihat canda dan tawa anak-anak ketika acara perpisahan ini di gelar. Bahkan ketika di sesi akhir acara (salam-salaman) terlihat ada beberapa anak yang spontan menangis meneteskan air mata suci tanpa dibuat-buat. Tanpa disuruh orang tuanya. Murni dari lubuk hatinya yang terdalam. Terharu..?¿ Ya.. sangat pasti sangat terharu.. !!! ~_~``

Sungguh, hati setiap anak itu suci, polos dan apa adanya.

Bersyukur kita dititipkan anak yang mungil, imut, comel, pendiam, aktif dan seabrek karakter maupun sifat lainnya. 

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Terbukti tidak ada yang kekal di dunia ini. Semua hanya lah titipan dari-Nya.

Selamat ya kepada temen-temen yang di TK B naek ke SD. 
TK A naek ke TK B.
KB naek ke TK A. ^_^```

#DinniSyafriyuni

Seminar Pra Nikah

^^
 ~*  دني  شفريوني  *~

  ~´¨`*•.
~´¨`*•.¸
 ~´¨`*•.¸

#LatePost

Minggu, 29 Mei 2016

Sensitive memang bahas soal 'NIKAH'.
Apalagi saya yang masih Dini. (Maksudnya fisik saya kecil. Kata orang sih) ^^ hehe.. 

Saya aja mengores pena buat status ini sebenarnya ada rasa canggung, segan dan seabrek perasaan takut dibully. 

Hmm.
Kalau nggak di bully dengan temen-temen. Ya, di ejek😀 Apalagi ya kan 😆

Positif Thingking aja lah. Jangan sering menghakimi, menjustis maupun menghardik orang lain.

Dan perlu kita ketahui bersama. Jangan menggangap sepele soal  "Pernikahan".

Bahkan, ada yang curiga ketika menghadiri acara ini. ?!$#@&*^$/:
"Ciye.. Ciye ada apa ni Din? Ikut seminar ginian? Mau Nikah ya?"

Saya hanya membalas dengan sebuah senyuman. "Pengen nambah ilmu dan cari wawasan aja sist."

Tema yang diangkat cukup keren dan menantang nih: "Bawa aku ke Syurga bersamamu". Kece kan? Berasa terbang ke luar angkasa. Awas jangan ketinggian. Ntar jatuh. Qiqiqi.

Satu petikan inspirasi dari Bpk. Sayid Fadil Asqar "Jangan pernah memandang partainya jika ingin menambah ilmu".

Ohya kabarnya ntar ada seminar yang sama dengan materi yang berbeda tapi tetap soal Nikah kok. Tanggal 11 dan 19 Juni 2016. Tentang: 
*Hak dan kewajiban suami isteri
*Rumah tangga Islami
*Dinamika Pernikahan
*Kesehatan Reproduksi
*Keuangan rumah tangga Islami.

Tempatnya ntar di konfirmasi bersama kak Syamsari. Monggo yang belum berkesempatan hadir. Mareee_ë ikutan.. !!!

Masalah siapa pemateri, saya rasa nggak masalah. Yang penting bisa diserap ilmunya dari siapapun. Tanpa memandang dari golongan mana ia berasal. Meskipun Kang Abay dan Ust. Salim A. Fillah belum pernah ke Takengon-Aceh Tengah masih ada disini yang sama-sama paham soal "Pernikahan" dan berbagi ilmu kepada orang lain yang membutuhkan. ^^

Organized by RKI (Rumah Keluarga Indonesia).

#Dinni_Syafriyuni

Selamat jalan Abdul Latif (Atif) sosok yang menginspirasi semua orang

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ
 ~_~``
~*  دني  شفريوني  *~

  ´¨.
´¨`
 ´¨`

Senin, 06 Juni 2016.

 اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْن
"Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali".

Teruntuk sahabatku satu sekolah "Abdul Latif" (Atif).

Yang menemui ajalnya hari ini. Tepat diawal yang baik ini, bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan pahala. Semoga engkau ditempatkan di tempat yang terbaik. Dan dinaungi cahaya-Nya.

Engkau sungguh berhati baik sobat..!!! 

Canda tawa yang selalu menghiasi. Menularkan semangat disekelilingmu..

Aku belum berani berdo'a aku pun di tempatkan di Syurga-Nya. 
Karena aku masih sangat banyak berlumur dosa. Aku belum pantas berada di Syurga-Nya. 

Tapi, semoga kita semua ditempatkan di Syurga terbaiknya. 

Semoga engkau ditempatkan di Jannah-Nya.. Allahumma Aamiin😢🍃🍃👍🍃

#Dinni_Syafriyuni

JADWAL SHALAT

Translate