Sabtu, 03 Agustus 2013

Sehari bersama Pengungsi Korban Gempa Aceh

~*  ƸӜƷ ♥  بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم       ƸӜƷ  *~
Sehari bersama Pengungsi Korban Gempa Aceh
Deskripsi
By dinnisyafriyuni.blogspot.com
Apa kabar sobat blogger? Maaf nih jarang Posting dikarena kan sibuk trus di bulan ramadhan ni... hhheeeee Alhamdulillah ni baru bisa posting =^_^= . . . !!! sebenernya sih udah bertumpuk alias berkeliaran pengalaman namun belum sempet-sempet tertulis so buanyak yang hilang..... 
wadoOo beh parah... !!! tapi ntar ane coba mengasah kembali my memory... siiiiiiiiiiiiph dah....... !!!!!!! wah ni udah ke 20 Ramadhan lho... o_O  gimana Shaum nya sobat???? 

yuuuUuuuk mari kita tingkatkan kembali untuk 10 hari terakhirnya... kalau bukan Ramadhan x ni kita perbaiki diri.kapan lagi ya nggak??? Belum tentu kan kita bakal jumpa ama Syahru Ramadhan selanjutnya... !!!!  wah, apalagi kita dapat merasakan Indahnya “Lailatul Qadr” Asyiiiiik bangedh daaaaaaah ...!!!!!!

ohya kali ini Din berbagi inspirasi   +  pengalaman ketika bulan Ramadhan. Tepatnya di Desa yang terkena korban Gempa. Yang berkekuatan 6,2 SR. yuUuk Cemoen ikutan ceritanya . . . !!!

Minggu, 21 Juli 2013 Kegiatan Ramadhan penuh berkah yang diselenggarakan oleh Organisasi LDK SIMAHTUAH (Lembaga Dakwah Kampus) STAIN Gajah Putih Takengon, Aceh Tengah - Aceh, bekerja sama dengan KAMMI ACEH TENGAH (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), FOSMA FATHANAH UGP (Forum Musyawarah Mahasiswa). 
Melakukan perjalanan menuju Pusat Gempa Gayo 6,2 SR di Desa Kute Gelime, Bah. Kecamatan Ketol Aceh tengah. Untuk mengantar bantuan berupa Sembako & Paket Hadiah Unik untuk Anak-anak.

Acara yang bertemakan “Sehari bersama Pengungsi”  dengan set Acara :
* Ifthar Jama`i (BuBar).
* Game untuk Anak-anak pengungsi + Lomba
* Penyerahan Sembako, hadiah paket unik
* Shalat Tarawih bareng
* Ceramah etc.


Setelah melakukan perjalanan selama kurang lebih 1 jam akhirnya sampai ketempat tujuan di Posko Rajawali Desa Bah sebanyak 15  Tenda. Dinni terdiam tanpa kata menyaksikan hiruk pikuk kehidupan para pengungsi  ~_~’’ ada yang sedang duduk-duduk, tidur2 dll di posko masing-masing.  Dengan cuaca yang tidak bersahabat, Debu yang berhembusan disekitar lapangan membuat Tenda nampak kotor dan angin yang sangat kencang membuat Jemuran jatuh berserakan.  

♥ ♥ ♥ Ya Rabbi . .  ! ! ! ♥ ♥ ♥  Masihkan kita merasa bangga saudaraku dengan KEHIDUPAN yang hanya sementara ini. sedangkan saudara kita di pelosok ada yang kesusahan bahkan meneteskan air mata setiap harinya tapi mereka tetap tegar & Sabar bahkan untuk mencari sesuap Nasi saja mereka susah dan sangat mengharapkan Bantuan sehari-hari untuk kehidupan mereka karna Gayo rata-rata mempunyai kebun Kopi. kopi-kopi pada kering dan Pasar hanya ada dihari jum`at. ~_~”’ kejadian yang tanpa kita sadari telah banyak merenggut manusia.

Selanjutnya kami menuju Tenda Mushala untuk membuka Acara. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia : Rahmatullah. tujuan kegiatan ini untuk “untuk Meningkatkan Silaturrahmi dan pemberian sembako dalam bentuk saling tolong menolong antar sesama
Dan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Kampung Bah Bapak. “Selamatsyah Aman Sandega”  berkata : “kami selaku masyarakat desa kute gelime berterima kasih karna tlah membantu kami. Kami tidak dapat membalas nya hanya Do`a yang dapat kami panjatkan kepada ALLAH SWT. Semoga dengan bantuan bisa bergerak dan membangkitkan semangat para pengungsi lagi. Dan harapan bpk kepala desa ini. Sudi kiranya Mahasiswa membantu Ibu-ibu atau anak-anak sesuai dengan kempampuan yang dimiliki.” (Terharu ketika memberi kata sambutan sambil meneteskan Air mata). Dan setelah kata sambutan selesai diakhiri dengan Do`a yang dibacakan oleh Al Hadi.

Setelah pembukaan acara selesai kami berpencar dan beradaptasi dengan masyarakat yang mengungsi di Posko Rajawali ini. Pukul 16.00 WIB adzan berkumandang Dinni dan 3 temen (kak Izza, kak Ana diana, & kak Siti) menuju Telege (bahasa Gayo) ‘Sumur` Bendungan’ untuk mengambil air Wudhu sekaligus berpetualang... Masya ALLAH teringat, cerita ibu-ibu di posko mereka setiap mau mandi atau mencuci pakaian setiap harinya harus menempuh jarak  100 KM  menuju sumur ini. Kita harus bersyukur ada WC di rumah masing-masing bayangkan saudara kita ketika mau nyuci pakaian harus jauh-jauh berjalan kaki naik-turun menuju Telege.

Singkat cerita setelah Rancangan agenda berjalan lancar akhirnya kami siap-siap menunggu berbuka puasa di posko SekDes (Sekretaris Desa) dengan para warga desa setempat...

Serune berbunyi dan kami menyegerakan berbuka Puasa dan Suara Adzan berkumandang , setelah kami menikmati makanan kami segera menuju tenda khusus untuk sarana beribadah ditemani 1 Lampu Phillips 45 watt dengan penerangan seadanya.

Setelah menunaikan shalat Maghrib kami kembali lagi k tenda SekDes untuk makan malam bersama warga setempat. Tak lama kemudian Adzan Isya berkumandang  dan kami segera berwudhu tepat dibelakang tenda, dan menunaikan shalat Isya + Tarawih (8 raka`at + witir 3 raka`at). Sekitar 100 orang jama`ah untuk shalat &  dihadiri Dosen terbaik STAIN GPA “Edi Putra Kelana, M.Pd.” dan ikut serta melaksanakan shalat Tarawih (60 lelaki dan 40 wanita) ada perbedaan yang Dinni rasakan shalat pertama kali di Tenda bersama para pengungsi ditemani angin sepoi-sepoi dan penerangan yang agak remang tapi itu tidak masalah untuk tetap beribadah kepada ALLAH SWT. Setelah shalat tarawih selesai kami dzikir bersama. disini letak perbedaannya. Unik & menarik, Dzikirnya disertai Lagu yang sangat merdu oleh Imam.

Ceramah yang disampaikan oleh Ihsan  Urka (Alumni Presiden Mahasiswa STAIN GPA tahun 2012-2013) awalnya beliau berpantun untuk mencairkan suasana isi pantunnya : “Buah Manggis buah kedondong, salam ku tolong di jawab  donk” hahaha . . . :D  sontak ketawa para ibu-ibu pengungsi :D  judul materi nya : “Diantara Cinta Ramadhan & Musibah” banyak hal yang disampaikan oleh saudara Ihsan Urka ini salah satunya tentang Mentafakuri Dzikir untuk meningkatkan semangat. Dengan berbahasa daerah khas gayo beliau berkata : enti gere mera senyum ketike musibah datang. Orang Islam yang kuat itu ketika masalah beribu datang dia tetap tersenyum dan berusaha menyelesaikan masalah, jangan sibuk dengan masalahnya tapi cari solusinya"

            Kesalahan & menjadi renungan untuk kita, kenapa ketika kita tertimpa musibah kita ingat dengan ALLAH. Menangis ... cry, cry dan Tahzan... !!! Tapi ketika kita dalam keadaan Senang kenapa kita melupakan-NYA... !!!?? berDo`a : Please,,, Please,,, ya ALLAH, Tolong ya ALLAH.... !!! yuUuk mari cari Inspirasi didalam Al Qur`an agar menjadi manusia terbaik di Bumi-Nya.

           Jangan berberat hati kita memberi sedekah. Karna Sedekah makin kita beri makin banyak. ibarat kita Pangkas, semakin kita pangkas tumbuh dan tumbuh lagi.

Dan 1 lagi ilmu yang disampaikan oleh Prof. Abu Bakar di Banda Aceh bahwa sebenernya manusia itu tidak pernah TUA, daya ingat juga tak pernah tua. tetapi hanya Fisiknya aja kelihatan  tua. Tutur ihsan Urka yang pernah menjabat menjadi Ketua KAMMI KOMISARIAT ACEH TENGAH.

            Penutupan oleh Aman Ras ‘sapaan para warga desa Bah’ (Sekretaris Desa kute gelime) mengatakan “Seluruh kampung Bah menguncapkan ribuan terimakasih yang telah menyampaikan santapan rohani di tenda pengungsian ini, semoga dapat kami amalkan dalam kehidupan sehari-hari, kepada mahasiswa yang ikut antusias dalam musibah yang kami alami ini dan  dari kejadian ini semoga kita dapat meningkatkan amal ibadah dan merubah akhlak kita menjadi lebih baik lagi. Aamiin ya Rabb, Trus maju jangan mundur. . . !!! dan harapan pak Sekdes ini 1 lagi “Pinginnya setiap hari seperti ini ramenya, dengan begitu kami tidak ingat lagi + trauma lagi dengan musibah ini kehilangan harta, Anak-anak. Orang tua dan Rumah-rumah... ~_~”’


            Subhanallah, semoga harapan-harapan para pengungsi dikabulkan oleh ALLAH SWT. Aamiin. Sungguh perjalanan yang sangat berharga sangat disayangkan jika kita tidak menulisnya karna daya ingat kita sebagai manusia mudah lupa jika kita tidak mengulangnya lagi. Ohya 1 Ibrah (Pelajaran) Petik kan lagu cipta pak Ebiet G. Ade yang sangat menginspirasi saya bunyinya seperti ini  :”Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa atau mungkin alam mulai enggan bersahabat dengan kita cona kita bertanya pada Rumput yang bergoya

            Oke,  Sobat semua   inilah jejak Pertualangan Dinni Syafriyuni kali ini .. ^^
Semoga bermanfaat bagi kita semuanya. dari pengalaman ini semoga ada pelajaran yang dapat kita amalkan. Mohon kritik dan Sarannya ya sobat di tunggu di Repply comment nya dibawah ini. Semoga kita tetep semangat dalam berbagi Inspirasi. Allahumma Aamiin. 
Wassalammu`alaikum Wr. Wb…
=^_^= …  ! ! !
  دني شفريوني

@Dinni Syafriyuni

3 komentar: