Kamis, 22 Mei 2014

SILATURRAHMI WITH DA`I SUKSES & IBU CENDRY

~   السلام عليكم ورحمت الله وبركا ته   *~

 Oleh Dinni Syafriyuni 


         Kamis, 22 Mei 2014. Insya ALLAH Optimis jangan Pesimis.. Sips.. Awalnya kami ngumpul di sekretariat deket Mushalla Kampus Induk ba`da Ashar. Cuaca saat ini kurang bersahabat. Syuuuur.. tiba-tiba diperjalanan menuju sekret diguyur hujan. untung bawa payung segera ku bentangkan... cekrik...  !!! ^^


    Alhamdulillah akhirnya nyampe juga disekret. waktu udah menunjukkan 16.40 WIB. belum semua temen-temen berkumpul. Akhirnya kami menunggu.. Satu persatu datang akhirnya Siiiph Alhamdulillah sekitar 15 orang, Lelaki 2 akhirnya kami siap melanjutkan perjalanan, oh ternyata Bapak Jen (Suami ibu Cen) udah menunggu di GOS ditemani Mobil Silver Avanza.

  Segera kami menaiki mobil yang disediakan. Ups. ternyata tidak semua penumpangnya yang muat. Akhirnya ada yang harus mengalah menunggu untuk antrian season 2 *hheee kayak ikut Training aje yeee. Pukul 17.20 WIB kami nyampe di Tenda Biru. Subhanallah . Keren Abiest tempatnya, karena baru dibangun, Nampak dari kejauhan Ibu Cendry Nafis Mariestha, SH. sedang menunggu kami di sebuah rumah dengan Design kaca transparant. disertai hidangan Juice bermacam rasa. dan di pojok deket dinding ada seorang Ustadz menggenakan Baju Koko Dongker, Peci dan celana hitam ... !!! Sepertinya saya pernah ketemu dengan Ustadz ini. pas ketika kami (Dinni dan Sunarti) pergi ke Masjid Taqwa untuk menemuinya. untuk belajar tafsir. Karena baru sekali jumpa akhirnya lupa.

    Sembari menunggu temen-temen yang lain dijemput, kami berbincang-bincang dengan ibu cen mengenai kegiatan-kegiatan dan harapan-harapan ibu cen. Harapan ibu cen ingin membangun Ma`had. dan masih banyak lagi. dan ibu cen ingin bekerja sama dengan LDK ngadain SANLAT 10 hari Ramadhan..

       Siph..  Waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB. sembari menikmati hidangan ibu cen segera membuka acara, sepatah dua kata, dan dilanjutkan dengan Ustadz berjiwa Muda untuk perkenalan. 

     Nama saya Sayuti Anbiya, Alumni di UIN Ar-Raniry jurusan Tarbiyah Bahasa Arab. S2 di Bireun dan S3 di Palembang (Lulus dengan Predikat Internasional). Rumah saya di kampung Bale bawah deket Vihara Budha. diamanahkan sbg pemimpin Lembaga Tahfidz Al-Qur`an di Masjid At-Taqwa, dirumah saya ada program 3T (Tahsin, Talqin dan Tahfiz) dan membina Da`i-da`i seluruh Aceh. Juga membina kedokteran di UNSYAH, nggak sembarangan membina anak-anak kedokteran, dan akhirnya anak-anak binaan ustadz sayuti ini sekarang bekerja di RS Datu Beru. Sangat Banyak tawaran-tawaran kerja di Negara-negara luar ex. Belanda, Qatar, sbg Imam masjid dinegara Qatar (negara terkaya didunia) syaratnya hafal 15 JUZ. tapi belum saya jawab sampai saat ini, karena ingin fokus untuk Aceh, karena mengingat Aceh saat ini sedang menangis, kembali mengurungkan niatnya untuk pergi kesana.
     
             Ohya Kuniah (gelar bahasa Mesir ex. Abu Bakar Ash Shidiq, Ali bin abi Thalib,etc.) Ustadz Sayuti ini adalah Abu Faris Jaisyul Islam. Pengalaman organisasi yang pernah diikutinnya yaitu : KAPNI, KAMMI, LDK sbg Ketua, PII, PKS dan salah satu pelopor pembentukan organisasi LDK.

       Perjalanan kehidupan ustadz Sayuti ini sangat eksotik, Beliau paparkan “Hidup saya penuh dengan tepuk tangan perempuan dan tanda tangan dari saya semua, ketika menjadi Artis tapi sekarang udah mantan ya hheeeheee, menjadi Vokalis grup Musik populer di Aceh Tengah yaitu : SALJU (Senandung Lagu Penyejuk Qalbu), ternyata kehidupan Artis setelah dijalani nya membuat hatinya menjadi keras, lebih ngejar kedunia, karena tidak bisa hidup tanpa musik, pagi-pagi harus hafalin lyrick lagu dan konser setiap hari..   jadi, membuat hafalan Al-Qur`annya lama kelamaan hilang padahal pas waktu SD sudah hafidz 17 Juz, dan saya juga mantan Preman di Sigli. Tapi yang namanya manusia pasti ada benih kebaikan dalam dirinya, Taubat saya jadi Artis. Belajar, belajar, belajar. Akhirnya Hidayah itu datang.. Saya belajar dengan Syekh Fu`ad Al-Bakkrain Al-Yamany (dari Yaman) dengan metode Talaqqi sempat juga akhirnya mengulang hafalan”.   Dan satu lagi harapan dan Do`a saya kepada ALLAH SWT, ketika Tahajud “Wahai ALLAH jika aku menikah, nikahkan aku dengan wanita shalehah yang kau titipkan kepadaku, yang belum pernah aku kenal sebelumnya”. *Papar ustadz Sayuti.

                 
       Ada keluhan dan kritikan dari Ketua BEM kepada ustadz dan ust. terheran, nggak tau beliau siapa saya gumamnya dalam hati, “Saya heran dengan cewek-cewek itu, kok jilbabnya besar-besar ya, sok alim bangedh, Tegakkin  Syari`at segala, Demo dll. nggak jelas ni kan bukan zamannya Aisyah kaleee nih zaman Agnes browww !!! (*Papar mahasiswa Cuek bebek plus mengejek ini) Trus ustadz menjawab : “Jadi yang bener itu gimana ya? Bukannya yang nggak pake jilbab menjadi permasalahan???  glgkgkg jawab mahasiswa tersipu malu. Moment ketika mahasiswa ini sengaja mengundang ustadz, memberikan materi tentang Politik Islam (As-siyasatul Islam).

        Dan baru-baru ini juga di undang oleh Rektor UGP ke Toa’ untuk menjadi pembina KPM 500 orang.

~_~” Coba kita lihat fenomena sekarang, baru kemaren, dijalan-jalan, perempuan bonceng2an, coret-coret baju, yang cowo nyemprot baju cewenya. gimana ya coba lihat suasana anak perempuan, postur tubuhnya dipampang didepan anak lakinya. di semprot dibagian tubuhnya. Siapa yang bertanggung jawab, Yaitu : KITA.

          Sembari berbagi pengalaman, Ustadz sayuti juga memberi Tausyah. Ingat... !!! Kita berdakwah bukan karena Partai, Parlemen, etc. tapi niatkan semua karena ALLAH SWT, Dakwahlah kamu dijalan ALLAH. karena jika kita berdakwah karena partai maka nggak bertahan lama, paling cuman sebentar, dan pada akhirnya satu persatu berguguran seperti Daun-daunan yang jatuh dari pohon. hanya sekedar ikut-ikutan saja.

         Pesan Ustadz Sayuti, Jika ada Syubhat-syubhat masalah Agama, Bab fiqh kah, bab Tafsir atau apapun itu, kita usahakan belajar bersama-sama tanpa saya mengurui kalian, sehingga ada pintu-pintu kebaikan untuk kita semua.

      =^_^= >>> Alhamdulillah, akhirnya sampai dipenghujung acara karena waktu juga sudah magribh. dan gerimis hujan juga mulai reda. Ustadz segera meninggalkan tempat, eh HPnya ketinggalan. hhee Mungkin buru-buru mau shalat, karena waktu shalat Magribh sangat singkat. Kami juga bergegas pulang, salam-salaman dan menguncapkan terimakasih banyak kepada ibu cendri atas undangannya dan ketika menuju pintu ternyata mobilnya udah ada 2 euy, yang 1 lagi berwarna hitam, jadi tak perlu menunggu 2x antrian lagi. hheee Alhamdulillah, mungkin ibu cen menghubungi rekan nya kali ya... !!! Terimakasih banyak buk Cendri. Semoga ALLAH membalas kebaikan setiap hamba-Nya yang berbuat baik ke sesama. Allahumma Aamiin. J

 Hokeh,, Sahabat semua    Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.  ALLAHU AKBARRRRRRRRRRRRRRR  . . . ! ! !
Wassalamu`alaikum…

¸.•*```•.,,.•´ ´¨`*•.¸☼♥•.¸*• ☼.¸♥.`•.,,.• ´¸.•*```•.,,.•´:)´

#dinnisyafriyuni.blogspot.com

=^_^= …  ! ! !
  دني شفريوني


Tidak ada komentar:

Posting Komentar